TfMlGpA0TSd6GUd6GSGlBUM9BY==


Jakarta - Di tengah kesibukannya berakting, Prilly Latuconsina baru saja meluncurkan buku kumpulan puisi yang diberi judul '5 Detik dan Rasa Rindu'. Bukan puisi-puisi romantis, tapi Prilly mengatakan puisinya lebih menampilkan sisi lain dirinya yang tak pernah terlihat. 

"Ini buku puisi pertama aku '5 Detik dan Rasa Rindu Prilly Latuconsina, mungkin banyak yang kurang familiar sama buku puisi. Karena jarang banget aku kelihatan nulis puisi," ujarnya saat peluncuran bukunya di Toko Buku Matraman, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Minggu (5/3/2017) lalu. 

Di dalamnya terdapat lebih dari 100 judul puisi, beberapa di antaranya sengaja tidak diberikan judul. Judul '5 Detik', lanjut Prilly, diambil dari satu judul puisi yang ada di dalam buku. 

"Sebenarnya waktu aku tulis judul ini aku sudah tahu bakal banyak banget yang nanya kenapa judulnya '5 Detik dan Rasa Rindu' trus aku tulis jawabannya pas mereka buka bukunya. 'Karena dari retina yang tidak sengaja ku tatap lima detik lahirlah beribu puisi yang tidak pernah mati.'," tutur Prilly membacakan salah satu bait dalam puisinya. 

"Jadi ada puisi judulnya 5 detik di lorong kenangan, jadi diambillah 5 detik dan karena puisi itu lahir puisi lain," tutur perempuan kelahiran 15 Oktober 1996 ini. 

Dia pun menegaskan puisi-puisi yang dituliskan mayoritas berasal dari inspirasi kehidupan pribadi dan teman-temannya. 

"Hampir semua aku ambil dari kehidupan aku dan teman aku yang curhat. Ada dari film bagus yang kisah cintanya aku bikin puisi," pungkasnya. 

Komentar0

Type above and press Enter to search.