TfMlGpA0TSd6GUd6GSGlBUM9BY==

Momen Siaran Radio Perdana Menkominfo Bareng Jokowi di IKN

Presiden Joko Widodo bersama Menkominfo Budi Arie Setiadi melakukan siaran radio perdana di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. (Foto: CNN Indonesia/Ihsan J Dalimunthe)

ADSRADIOFM.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi bersama Presiden Joko Widodo melakukan siaran radio perdana di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Budi menyatakan bahwa lembaga penyiaran publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) yang baru diresmikan oleh Jokowi di IKN akan memiliki tugas untuk menyampaikan informasi mengenai segala hal yang terjadi di IKN.

"RRI di IKN akan menyuarakan apa yang sudah dicapai dan kemajuan-kemajuan pembangunan yang ada di IKN," kata Budi kepada wartawan usai siaran bareng Jokowi di kawasan IKN, Rabu (17/1).

Selanjutnya, Budi memberikan gambaran tentang isi dari siaran radio perdana yang disampaikan oleh Jokowi di Ibu Kota Negara (IKN). Dalam siarannya, Jokowi menyampaikan berbagai pesan kepada masyarakat dan menyapa warga melalui siaran radio yang tersebar hingga ke RRI Atambua, Talaud, Sabang, Jayapura, dan Merauke.

"Presiden sampaikan saat ini sudah meresmikan total enam hotel, lima rumah sakit dan banyak lagi prasarana yang sudah mulai dibangun," kata Budi.

"Ternyata kata Presiden banyak juga minat dari investor untuk menanamkan modal di IKN. Karena ke depan 20 persen dari APBN, sisanya 80 persen swasta atau investor," tambah Budi.

Budi juga menjelaskan bahwa setelah RRI, lembaga penyiaran publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) juga berencana untuk perdana mengudara di Ibu Kota Negara (IKN) pada bulan Februari 2024. Budi berharap keberadaan siaran publik ini dapat membuat seluruh rakyat merasakan warisan IKN untuk generasi yang akan datang.

Tidak hanya itu, Budi juga mengingatkan masyarakat bahwa upacara kenegaraan pada tanggal 17 Agustus 2024 akan tetap sesuai rencana dan akan disiarkan secara langsung dari Istana Negara IKN.

"Legacy IKN ini bukan pekerjaan mudah. Membangun sebuah kota baru itu tidak sebentar. Butuh 10 hingga 20 tahun. Tapi ini kita lihat progresnnya, yang penting kesungguhannya," kata Budi.

Jokowi menyempatkan siaran perdana saat meninjau LPP RRI di sela-sela menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) 10 proyek baru di wilayah ibu kota baru tersebut.

"Yang paling penting seluruh rakyat Indonesia bisa mengetahui progres, mengetahui perkembangan, yang ada di IKN, sehingga baik yang ada di perbatasan, Aceh, Papua, semuanya tahu mengenai perkembangan pembangunan IKN kita," ucap Jokowi saat siaran.

Jokowi juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki rencana untuk menyelenggarakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Negara (IKN). Ia menyatakan bahwa rencana tersebut tetap berjalan dan sedang dalam proses pengerjaan.

Selanjutnya, Jokowi berbagi cerita mengenai proses groundbreaking keempat yang diadakan pada hari ini. Melalui acara groundbreaking ini, sedang dilakukan pembangunan enam hotel dan lima rumah sakit.

Setidaknya ada 10 proyek yang digarap oleh perusahaan-perusahaan pelat merah maupun swasta dalam peletakan baru pertama tahap keempat.

Proyek-proyek tersebut dibagi menjadi tiga kategori. Kategori pertama adalah proyek pembangunan dari BUMN, yaitu Pos Indonesia yang membangun Nusantara Logistic Hub; dan RRI yang akan membangun studio siaran radio di IKN.

Kategori kedua, adalah beberapa proyek investasi dari sektor swasta.

Secara rinci, yaitu pembangunan area pergudangan oleh SUN Hub, pembangunan hotel bintang 5 oleh Jambuluwuk Hotel and Resort, serta pembangunan Green Pesantren sebagai pilot project reforestasi oleh Benih Baik.com, Jejakin, dan Katadata Green.

Lalu, pembangunan Nusantara Warehouse Park oleh perusahaan lokal Kalimantan Timur, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (WSBK).

Kategori ketiga adalah groundbreaking lembaga negara yang dananya berasal dari APBN. Secara rinci, pembangunan kantor Otorita IKN (OIKN), serta pembangunan Masjid Negara, dan Memorial Park oleh Kementerian PUPR. Ada pula pembangunan kantor LPS tanpa menggunakan dana dari APBN.

Sementara itu, groundbreaking tahap ketiga telah dilaksanakan pada Rabu (20/12) lalu dengan total nilai investasi senilai Rp 10 triliun. Realisasi investasi di IKN mencapai Rp 41,4 triliun dari target Rp 45 triliun sepanjang tahun 2023.***




Komentar0

Type above and press Enter to search.